Manusia dan Penderitaan
Penderitaan
Penderitaan adalah sesuatu yang tidak menyenangkan yang dapat dirasakan oleh manusia. Suatu penderitaan dapat dirasakan oleh orang yang sedang tertimpa musibah. Itulah penderitaan bagi orang tersebut dan orang lain tidak mendapatkan penderitaan itu, tetapi hanya orang yang tertimpa musibahlah yang mendapatkan penderitaan tersebut. Penderitaan juga di alami bagi orang yang kurang mampu dan serba kekurangan dalam segala hal, mereka sangat menderita karena serba kekurangan, dalam hal ekonomi, pendidikan dll. Di indonesia ini, karena banyaknya penghuni di ibu kota jakarta ini sehingga semakin sempit lah tempat untuk mereka tinggal dan makin sedikit lah lapangan kerja bagi mereka. Itulah salah satu penderitaan yang dapat dirasakan oleh manusia. Masih banyak hal lain yang menyangkut dalam hal penderitaan. Tetapi hanya inilah yang dapat saya contohkan.
Siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan.Di dalam kitab suci diterangkan jenis dan ancaman siksaan yang dialami manusia di akhirat nanti, yaitu siksaan bagi orang-orang musyrik, syirik, dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatim, dan sebagainya. Siksaan yang dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari banyak terjadi dan banyak dibaca di berbagai media massa. Bahkan kadang-kadang ditulis di halaman pertama dengan judul huruf besar, dan kadang-kadang disertai gambar si korban.Bila rasa takut itu dibesar-besarkan yang tidak pada tempatnya maka disebut sebagai phobia. Banyak sebab yang menjadikan seseorang merasa ketakutan anatara lain:
•Claustrophia dan Agraphobia
Claustrophia Adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup sedangkan Agraphobia adalah ketakutan yang disebabkan seseorang berada di tempat terbuka
• Gamang,merupakan ketakuatan bila seseorang ditempat tinggi
• Kegelapan,merupakan suatu ketakutan seseorang bila ia berada di tempat yang gelap
• Kesakitan,merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami
• Kegagalan,merupakan ketakutan dari seseorang yang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.
Pada umumnya ada dua aliran tentang phobia. Ahli-ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu masalah psilkologis yang dalam,yang harus ditemukan,dihadapi dan ditaklukan sebelumnya phobianya akan hilang.
Kekalutan Mental
Gejala-gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
a. nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
b. nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
a. gangguan kejiwaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rokhaninya
b. usaha mempertahankan diri dengan cam negatif, yaitu mundur atau lari, sehingga cara benahan dirinya salah; pada orang yang tidak menderita gantran kejiwaan bila menghadapi persoalan, justru lekas memecahkan problemnya, sehingga tidak menekan perasaannya. Jadi bukan melarikan diri dan persoalan, tetapi melawan atau memecahkan persoalan.
c. kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut :
a. kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempuma; hal-hal tersebut sering menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah diri yang secara berangsur-angsur akan menyudutkan kaedudukannya dan menghancurkan mentalnya.
b. terjadinya konflik sosial budaya akibat norma berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat, sehingga is tidak dapat menyesuaikan diri lagi; misalnya orang pedesaan yang berat menyesuaikan diri dengan kehidupan kota, orang tea yang telah mapan sulit menerima keadaan baru yang jauh berbeda dan masa jayanya dulu.
c. cara pematangan batin yang salah dengan memberikan realcsi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial; over acting sebagai overcompensatie.
Proses-proses kekalutan mental yang dialami oleh seseorang mendorongnya ke arah :
a. Positif : trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut waktu malam hari untuk memperoleh ketenangan dan mencari jalan keluar untuk mengatasi kesulitan yang dihadapinya, ataupun melakukan kegitan yang positif setelah kejatuhan dalam kehidupan.
b. Negatif : trauma yang dialami diperlannkan atau diperturutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi,yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan. Bentuk frustasi antara lain :
1) agresi berupa kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tidak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadinya hypertensi (tekanan darah tinggi) atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitamya.
2) regresi adalah kembali pada pola reaksi yang primitif atau kekanak-kanankan (infantil), misalnya dengan menjerit-jerit,menangis sampai meraung-raunganemecah barang-barang.
3) fiksasi adalah peletakan atau pembatasan pada satu pola yang sama (tetap), misalnya dengan membisu, memukul-mukul dada sendiri, membentur-benturkan kepala pada benda keras.
4) proyeksi merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negatif pada orang lain, kata pepatah: awak yang tidak pandai menari, dikatakan lantai yang terjungkit.
5) identifikasi adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya, misalnya dalam kecantikan yang bersangkutan menyamakan diri dengan bintang film, dalam soal harta kekayaan dengan pengusaha kaya yang sukses.
6) narsisme adalah self love yang berlebihan, sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior daripada orang lain.
7) autisme adalah gejala menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, is puas dengan fantasinya sendiri yang dapat menjurus ke sifat yang sinting.
a. Positif : trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut waktu malam hari untuk memperoleh ketenangan dan mencari jalan keluar untuk mengatasi kesulitan yang dihadapinya, ataupun melakukan kegitan yang positif setelah kejatuhan dalam kehidupan.
b. Negatif : trauma yang dialami diperlannkan atau diperturutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi,yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan. Bentuk frustasi antara lain :
1) agresi berupa kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tidak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadinya hypertensi (tekanan darah tinggi) atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitamya.
2) regresi adalah kembali pada pola reaksi yang primitif atau kekanak-kanankan (infantil), misalnya dengan menjerit-jerit,menangis sampai meraung-raunganemecah barang-barang.
3) fiksasi adalah peletakan atau pembatasan pada satu pola yang sama (tetap), misalnya dengan membisu, memukul-mukul dada sendiri, membentur-benturkan kepala pada benda keras.
4) proyeksi merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negatif pada orang lain, kata pepatah: awak yang tidak pandai menari, dikatakan lantai yang terjungkit.
5) identifikasi adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya, misalnya dalam kecantikan yang bersangkutan menyamakan diri dengan bintang film, dalam soal harta kekayaan dengan pengusaha kaya yang sukses.
6) narsisme adalah self love yang berlebihan, sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior daripada orang lain.
7) autisme adalah gejala menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, is puas dengan fantasinya sendiri yang dapat menjurus ke sifat yang sinting.
Siksaan Psikis
a. Kebimbangan
manusia dapat merasakan kebimbangan jika dalam posisi yang tidak mengenakan dalam dirinya. Hal itulah yang membuat dirinya bimbang untuk memilih dan kebimbangan tersebut juga dapat menyiksa jiwanya sendiri jika ia tidak bisa mengatasi kebimbangan tersebut.
b. Kesepian
Biasanya manusia merasakan kesepian jika ditinggal pergi oleh orang yang dicintainya dalam jangka waktu yang lama dan juga untuk selamanya. Karena itu manusia merasakan kehilangan dari sosok orang yang di cintainya tersebut. Jika manusia itu tidak bisa membiasakan diri, maka manusia tersebut bisa mengalami depresi jiwa dan dalam jangka lanjut dapat menggangu kejiwaannya.
c. Ketakutan
ketakutan adalah sesuatu hal yang membuat manusia tidak ingin melihat, melakukan, maupun mendengar hal itu. Misal, seorang anak yang mengerjakan sesuatu tetapi di bantah oleh orang tuanya untuk tidak melakukan hal tersebut, orang tuanya pun memarahinya habis – habisan sehingga anak itu pun menangis dan Mendapatkan siksaan batin pada dirinya. akhirnya itupun takut untuk melakukan sesuatu yang ia ingin lakukan dikarenakan takut dimarahi lagi oleh orang tuanya. Ketakutan juga dapat mengganggu jiwa seseorang, yang tadinya manusia itu waras, sehingga karena ketakutannya yang mendalam manusia itu menjadi tidak waras atau gila. Hal tersebut juga masih bisa disembuhkan dengan metode teraphy.
Banyak sebab yang menjadikan seseorang merasa ketakutan, antara lain :
a. Claustrophobia dan Agoraphobia.
Orang-orang yang mengalami serangan panik kronis juga cenderung menderita agoraphobia dan claustrophobia juga. Kondisi ini memberikan kontribusi yang menyatakan bahwa kecemasan terhadap hidup mereka. Ketika dikombinasikan dengan ketakutan terkena serangan panik, kondisi ini dapat membuat kegiatan sehari-hari hampir mustahil untuk berpartisipasi masuk.
Orang-orang yang mengalami serangan panik kronis juga cenderung menderita agoraphobia dan claustrophobia juga. Kondisi ini memberikan kontribusi yang menyatakan bahwa kecemasan terhadap hidup mereka. Ketika dikombinasikan dengan ketakutan terkena serangan panik, kondisi ini dapat membuat kegiatan sehari-hari hampir mustahil untuk berpartisipasi masuk.
Claustrophobia adalah ketakutan pada ruang tertutup. Hal ini bisa apa saja dari mobil sampai lift, dan bahkan kamar kecil. Agoraphobia di sisi lain adalah takut ruang terbuka. Contoh ruang terbuka termasuk tempat pertemuan besar publik seperti arena olah raga, pusat perbelanjaan, dan bandara. Tidak peduli apa pun jenis ruang memanggil kecemasan pada pasien, efek samping umumnya serupa. Pusing, ketidakstabilan, berkeringat, dan peningkatan denyut jantung semua pengalaman bersama dengan kedua agoraphobia dan claustrophobia.
Karena kondisi ini cenderung datang bersama dengan serangan panik, penting untuk mengobati kedua kondisi pada waktu yang sama. Hal ini tidak mungkin bahwa pasien akan mengatasi gangguan panik nya saat mereka sedang menderita dari masalah psikologis lainnya. Bahkan, serangan panik, agoraphobia, dan klaustrofobia semua makan dari satu sama lain. Efek negatif dari seseorang dapat dengan mudah snowball menjadi pengalaman yang lebih berat dari yang lain. Menyadari hubungan ini akan membantu dokter ditentukan rencana pengobatan yang lebih efektif.
b. Gamang merupakan ketakutan bila seseorang di tampat yang tinggi. Hal itu disebabkan karena ia takut akibat berada di tempat yang yang tinggi, misalnya seseoarang harus melewati jermbatan yang sempit, sedangkan dibawahnya air yang mengalir, atau seseoprang takut meniti dinding tembok dibawahnya.
c. Kegelapan merupakan suatu ketakutan seseorang bila ia berada di tempatyang gelap. Sebab dalam pikirannya dalam kegelapan demikian akan muncul sesuatu yang ditakuti, misalnya setan, pencuri, orang yang demikian menghendaki agar ruangan tempat tidur selalu dinyalakan lampu yang terang .
d. Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami seseoarng yang takut diinjeksi, ia sudah berteriak-teriak sebelum jarum injeksi ditusukkan kedalam tubuhnya,Hal itu disebabkan karena dalam pikirannya semuanya akan menimbulkan kesakitan.
e. Kegagalan merupakan dari seseorang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan. Seseorang yang patah hati tidak mudah untuk bercinta lagi, karena takut dalam percintaan berikutnya juga akan terjadi kegagalan, trauma yang pernah dialaminya telah menjadikan dirinya ketakutan kalau sampai terulang lagi.
c. Kegelapan merupakan suatu ketakutan seseorang bila ia berada di tempatyang gelap. Sebab dalam pikirannya dalam kegelapan demikian akan muncul sesuatu yang ditakuti, misalnya setan, pencuri, orang yang demikian menghendaki agar ruangan tempat tidur selalu dinyalakan lampu yang terang .
d. Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami seseoarng yang takut diinjeksi, ia sudah berteriak-teriak sebelum jarum injeksi ditusukkan kedalam tubuhnya,Hal itu disebabkan karena dalam pikirannya semuanya akan menimbulkan kesakitan.
e. Kegagalan merupakan dari seseorang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan. Seseorang yang patah hati tidak mudah untuk bercinta lagi, karena takut dalam percintaan berikutnya juga akan terjadi kegagalan, trauma yang pernah dialaminya telah menjadikan dirinya ketakutan kalau sampai terulang lagi.
Contoh Study Kasus :
Manusia, merupakan suatu makhluk yang sangat kompleks, selain mempunyai rasa kasih dan cinta, ternyata manusia juga mempunyai apa itu rasa penderitaan, sebagai salah satunya adalah kekalutan mental.
seperti yang ada pada kehidupan sehari-hari, banyak manusia yang mengalami masalah kekalutan mental, misal, seorang mahasiswa yang akan melakukan kegiatan sidang untuk besok (presentasi skirpsi), tak sedikit darinya yang pasti akan merasakan grogi yang luar biasa, dan biasanya akan timbul penampakan gejalanya baik fisik maupun rohani.
Ada kala juga jika seorang manusia remaja yang sedang mengalami patah hati dikarenakan ada penolakan di dalam cinta, maka secara reflek kejiwaannya akan mengalami kekalutan (meskipun hanya bersifat sementara).
misal juga, ada seorang yang sudah ditanggung jawabkan dalam kepercayaan yang sangat penting, namun disaat itu juga dia melakukan kesalahan yang besar, dan sehingga membuat namanya tercoreng, dan kebanyakan tipe orang seperti ini (meskipun bukan mayoritas) hanya lari dari masalahnya, sebenarnya dia ingin menyelesaikan masalahnya, tetapi akan ketakutan yang besar akan kesalahan yang dia perbuat, maka dia lebih memilih untuk mundur dari masalah.
seperti yang ada pada kehidupan sehari-hari, banyak manusia yang mengalami masalah kekalutan mental, misal, seorang mahasiswa yang akan melakukan kegiatan sidang untuk besok (presentasi skirpsi), tak sedikit darinya yang pasti akan merasakan grogi yang luar biasa, dan biasanya akan timbul penampakan gejalanya baik fisik maupun rohani.
Ada kala juga jika seorang manusia remaja yang sedang mengalami patah hati dikarenakan ada penolakan di dalam cinta, maka secara reflek kejiwaannya akan mengalami kekalutan (meskipun hanya bersifat sementara).
misal juga, ada seorang yang sudah ditanggung jawabkan dalam kepercayaan yang sangat penting, namun disaat itu juga dia melakukan kesalahan yang besar, dan sehingga membuat namanya tercoreng, dan kebanyakan tipe orang seperti ini (meskipun bukan mayoritas) hanya lari dari masalahnya, sebenarnya dia ingin menyelesaikan masalahnya, tetapi akan ketakutan yang besar akan kesalahan yang dia perbuat, maka dia lebih memilih untuk mundur dari masalah.
Opini:
Menurut saya, sebenarnya manusia memiliki perasaan yang harus di jaga agar tidak terjadi penderitaan batin. Karena penderitaan itu nantinya akan bedampak negatif pada diri kita sendiri apabila kita yang menderitanya, contohnya kita akan stres, bahkan sampai gangguan jiwa. Kita dapat menghindari penderitaan ini dengan cara refreshing, akan tetapi yang lebih baik dengan cara beribadah sesuai agama yang di anutnya... Mungkin hanya ini yang dapat saya sampaikan... Terima Kasih... ^^
Sumber :
http://ochaayu.blogspot.com/2010/04/pengertian-penderitaan.html
http://mahisaajy.blogspot.com/2011/02/3-siksaan-psikis-dan-pengertian.html
http://vahren.blogspot.com/2011/02/manusia-dan-penderitaan-gejala-gejala.html
http://vahren.blogspot.com/2011/02/manusia-dan-penderitaan-gejala-gejala.html
Nama : Wahyu Hendrawan
NPM : 17110144
Kelas : 4KA21



Tidak ada komentar:
Posting Komentar