Manusia Dan Pandangan Hidup
Pengertian pandangan hidup adalah suatu hal yang dijadikan sebagai pedoman hidup.
Menurut asalnya pandangan hidup dibagi menjadi 3 yaitu :
a) Pandangan hidup yang berasal dari agama,
b) Pandangan hidup yang berupa ideologi, dan
c) Pandangan hidup hasil renungan.
Pandangan hidup terdiri dari 4 unsur antara lain :
a)Cita – Cita yang diinginkan dapat diraih dengan usaha dan perjuangan,
b) Berbuat baik dalam segala hal dapat membuat seseorang merasa bahagia, damai, dan tentram,
c) Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi oleh keyakinan, dan
d) Keyakinan dan kepercayaan adalah hal yang terpenting dalam hidup manusia.
Cita – Cita
Pengertian cita – cita adalah sesuatu yang ingin diraih.
Faktor kondisi yang mempengaruhi tercapai tidaknya cita – citanya antara lain :
– Faktor yang menguntungkan, dan
- Faktor yang menghambat.
- 3 Faktor yang menentukan dapat atau tidaknya seseorang mencapai cita – citanya antara lain :
- Manusia itu sendiri.
- Kondisi yang dihadapi dalam rangka mencapai cita cita tersebut.
- Seberapa tinggi cita – cita yang ingin dicapai.
Pengertian kebajikan adalah suatu perbuatan yang selaras dengan suara hati kita yang mendatangkan kesenangan bagi dirinya maupun orang lain.
Manusia adalah sebuah pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan.
Untuk dapat melihat kebajikan kita harus melihat dari 3 segi antara lain :
Suara hati adalah bisikan dalam hati yang memberikan pertimbangan kepada seseorang untuk dapat menentukan baik buruknya suatu perbuatan.
- - Manusia sebagai makhluk pribadi,
- - Manusia sebagai anggota masyarakat, dan
- - Manusia sebagai makhluk Tuhan.
Usaha / Perjuangan
Usaha/ perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Kerja keras dapat dilakukan dengan tenaga/jasmani, otak/ilmu. Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Sebaiknya pemalas membuat manusia itu miskin, melarat dan berarti menjatuhkan harkat dan martabatnya sendiri. Kerja keras dibatasi oleh kemampuan sebagai contohnya orang yang sudah tua memiliki tenaga yang terbatas dalam mengayuh becak demi kelangsunagn hidup keluarganya dibandingkan dengan penarik becak muda.
Keyakinan / Kepercayaan
Keyakinan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan tuhan.
Menurut Prof.Dr.Harun Nasution ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran naturalisme, aliran intelektalisme, dan aliran gabungan.
a) Aliran Naturalisme
Aliran naturalisme bersifat spekulasi, mungkin ada tuhan mungkin juga tuhan tidak ada. Ajaran agama ada 2 macam:
1) Ajaran agama dogmatis, yang disampaikan oleh tuhan melalui nabi-nabi. Ajaran agama yang dogmatis bersifat mutlak, terdapat di dalam alqouran dan al hadist. Sifatnya tetap tak berubah-ubah
2) Ajaran agama dari pemuka-pemuka agama, yaitu sebagai hasil pemikiran manusia, sifatnya relatif. Sifatnya dapat berubah ubah sesuai perkembangan jaman.
b) Aliran intelektualisme
Dasar aliran ini adalah logika/akal.
Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari akal. Jadi pandangan hidup ini dilandasi oleh keyakinan kebenaran yang diterima akal.
c) Aliran gabungan
Dasar kekuatan ini adalah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari tuhan, percaya adanya tuhan sebagai keyakinan sedangkan akal adalah dasar kebudayaan yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Segala sesuatu dinilai dengan akal, baik sebagai logika berpikir maupun sebagai rasa(hati nurani).
Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik :
(1) mengenal
mengenal merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap aktifitas hidupnya yang dalam hal ni mengenal apa itu pandangan hidup.
2) Mengerti
Mengerti disini dimaksudkan mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri. Mengerti terhadap pandangan hidup memegang peran penting karena dengan mengerti ada kecendrungan mengikuti apa yang terdapat dalam pandangan hidup itu.
3)Menghayati
Dengan menghayati pandangan hidup kita kita memperoleh gambaran yang tepat dan benar mengenai kebenaran pandangan hidup itu sendiri. Yang paling penting dalam langkah mengerti dan menghayati pandangan hidup itu yaitu harus ada. Di dalam penerimaan pandangan hidup ada dua alternatif yaitu penerimaan secara ikhlas dan penerimaaan secara tidak ikhlas.
4)Meyakini
Meyakini merupakan suau hal yang cendrung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya. Dalam meyakini penting adanaya sebuah iman yang teguh sebab dengan iman yang teguh dia tak akan terpengaruh oleh luar dirinya yang menyebabkan dirinya tersugesti
5)Mengabdi
Pengabdian merupakan hal terpenting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya lebih-lebih orang lain. Pengabdian ini hendaknya dijadikan pakaian, baik dalam waktu tentram lebih-lebih bila menghadapi hambatan, tantangan dan sebagainya.
6) Mengamankan
Proses mengamankan merupakan langkah terakhir. Tidak mungkin atau sedikit kemungkinan bila belum mendalami langkah sebelumnya lalu akan ada proses mengamankan.
Studi Kasus :
Pandangan Hidup Manusia
Pandangan hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua manusia pasti mempunyai suatu pandangan hidup sendiri – sendiri dan kemungkinan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Tak sedikit pula orang yang mempunyai pandangan hidup yang sangat bertentangan dengan pandangan hidup orang yang lainnya, itulah yang sering memicu perdebatan diantara umat manusia dalam kehidupan sehari hari.
Seperti yang ada di negara kita sekarang ini, semakin maraknya kasus terorisme. Masalah ini terjadi akibat kurang tepatnya pandangan suatu orang terhadap masalah kehidupan sehari – hari. Mereka manafsirkan atau mengartikan suatu ajaran secara sepotong – sepotong dan hanya berdasarkan pada satu atau dua sumber saja tidak melihat keadaan sekitar yang diperkirakan secara logika sehingga mendapatkan penjelasan yang kurang tepat.
Mereka berpandangan bahwa semua orang yang menentang atau memusuhi keyakinannya adalah musuh buat mereka dan itu harus dimusnahkan dari muka bumi ini untuk tersciptanya kehidupan yang aman dan sejahtera. Padahal kalau kita perhatikan sebenarnya pandangan mereka terhadap masalah tersebut adalah kurang tepat, bukan sewajarnya orang yang keliru itu disadarkan untuk kembali ke jalan yang lurus bukan malah ditiadakan atau dimusnahkan.
Tetapi pandangan seperti itu seperti sudah mendarah daging pada diri mereka dan orang – orang pengikutnya. Bahkan mereka menganggap kalau melakukan hal tersebut akan mendapat suatu pahala yang besar dan kalaupun mereka maninggal dalam menjalankan aksi mereka tersebut dianggap sebagai mati syahid. Padahal kalau diamati justru perbuatan yang mereka lakukan itu sangat merugikan orang lain, seperti menghilangkan nyawa orang lain pasti keluarga yang ditinggalkan itu akan menyimpan duka yang sangat mendalam dan bahkan sulit untuk dihilangkan. Banyak anak kecil yang kehilangan orang tuanya, para orang tua kehilangan lapangan pekerjaan, dan lain sebagainya.
Mereka juga tidak segan segan untuk menyebarkan ajarannya tersebut kepada orang – orang yang ada disekitarnya sehingga pengikut semakin banyak. Dan hal tersebut tidak akan berhenti sebelum apa yang mereka inginkan tercapai.
Seperti yang kita lihat sekarang ini, meskipun pimpinan gembong teroris sudah banyak yang tertangkap tetapi terorisme masih terus terjadi. Hal tersebut dikarenakan bahwa ajaran yang mereka ajarkan masih belum mati dan terus berjalan sehingga siapa saja bisa menerukan ajaran tersebut meskipun sang pemimpin telah tiada, karena mereka bisa membentuk kader – kader pemimpin baru.
Untuk masalah tersebut hal yang harus dibenahi sebeneranya adalah pandangan hidup pada pribadi masing masing orang tersebut. Kalau yaang dibasmi adalah pemimpinnya itu belum bisa menuntaskan permasalahan karena pengikutnya masih banyak dan hal itu sulit untuk ditelusuri satu persatu. Kalau pandangan hidup mereka sudah kembali ke jalan yang benar, tidak perlu lagi diperintah pun mereka akan menghentikan aksi aksi yang mereka jalankan sekarang ini dengan kesadaran probabadi.
opini / pendapat saya :
Sangat memprihatinkan sekali, sampai masalah ini bisa terjadi di negara kita / negara negara lainnya. kita ketahui bahwa ini adalah salah satu pilihan pandangan hidup yang mengarah ke arah negative. tidak bisa di contoh ! dan tidak bisa untuk di tiru. menurut pendapat saya, kenapa seseorang seperti ini bisa berprilaku seperti ini, kemungkinan dikarenakan mungkin dari beberapa faktor ekstternal yang telah mempengaruhi orang ini sehingga orang ini memilih untuk berprilaku seperti ini . contoh seperti faktor pergaulan antara satu manusia dengan manusia lainnya pada saat berinteraksi, dll.. karena faktor pergaulan ini merupakan salah satu faktor yang boleh di bilang berpengaruh sekali terhadap masalah masalah seperti pada studi kasus di atas ini.
saran dari saya :
Pemerintahan harus lebih peka kembali untuk menangani hal kasus seperti masalah ini. mungkin dengan lebih di kembang kannya informasi informasi untuk memiliki pandangan hidup yang baik . supaya manusia manusia saat ini, dapat membedakan mana hal bersifat baik & boleh di contoh.. dengan mana hal yang bersifat buruk & tidak boleh dicontoh..
Sumber :
-http://dodyadhiatma1992.blogspot.com/2011/03/bab-manusia-pandangan-hidup.html?zx=ad055ea282aede60
- http://arbip.blogspot.com/2010/04/manusia-dan-pandangan-hidup.html
Nama : Wahyu Hendrawan
NPM : 17110144
Kelas : 4KA21




Tidak ada komentar:
Posting Komentar